Film Horor
6 berita tentang Film Horor di FilmIndonesia.co.id
Berita
Sejuta Penonton Terlampaui, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Alihkan Syukur Jadi Bantuan bagi Korban Asap Karhutla
Data & Statistik
Horor Masih Raja: 9 Tahun Berturut-turut Memimpin Box Office Indonesia (2017–2026)
Awards
Rapor Box Office Indonesia 2025: Animasi Juara, Horor Tetap Kuat, Komedi Naik Kelas
Data & Statistik
The Second-week Cliff: Bagaimana Film Indonesia Kehilangan Layar dalam Hitungan Hari
Data & Statistik
Rp20.000 di Jember, Rp200.000 di Jakarta: Data Harga Tiket dan Siapa yang Benar-Benar Bisa ke Bioskop
Tentang Film Ini
Mala dikejar seseorang di tangga pada malam hari hingga ke lantai atas, sebelum akhirnya terjatuh dari jendela dan tewas. Sementara itu, Putri, sahabat Mala, memajang foto dirinya bersama lima sahabatnya di sebuah vila. Saat tidur, Putri diganggu sosok kuntilanak yang menarik selimutnya dan berputar-putar di atasnya hingga ia jatuh pusing. Keesokan harinya di kampus, Putri melihat pengumuman bahwa Mala telah hilang. Ia bertemu sahabat-sahabatnya yang lain untuk membahas kejadian itu, namun salah satu dari mereka justru mengalihkan pembicaraan, memicu kecurigaan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan di antara kelompok sahabat ini. Komedi horor Indonesia pertengahan 2000-an jarang berani seberani parodi seperti ini. Kebanyakan horor lokal memilih pendekatan serius tanpa menertawakan genrenya sendiri. Film ini memilih jalan yang penuh sindiran. Ia menjadi scary movie pertama Indonesia yang memparodikan film-film horor lokal dan internasional box office sekaligus. Sepenuhnya. Lewat sindiran terhadap kejadian faktual yang sempat menjadi sorotan di kalangan politikus, selebritas, dan dunia perfilman Indonesia. Sampai penonton menikmati kombinasi teror dan tawa yang jarang ditemukan dalam horor lokal pada masanya. Nuansanya mengingatkan pada scary movie parodi yang menertawakan formula horor populer sambil tetap mengikuti alur ceritanya. Bukan karena ceritanya serupa. Tapi karena keduanya percaya bahwa genre horor bisa dinikmati dengan cara yang lebih ringan tanpa kehilangan unsur teror aslinya. Ada juga jejak misteri persahabatan lewat kecurigaan Putri terhadap sahabat-sahabatnya yang menyembunyikan sesuatu tentang hilangnya Mala. Putri adalah karakter yang mudah membuat penonton penasaran. Ia datang dengan kecemasan wajar atas hilangnya sahabatnya sendiri. Namun sikap aneh dari teman-teman lainnya membuatnya semakin curiga bahwa ada kebenaran yang disembunyikan dari dirinya. Kecurigaannya terasa mendesak justru karena itu. Sheila Marcia membawakan peran Putri dengan kombinasi ketegangan dan komedi yang menjadi jantung seluruh cerita. Dari kecemasan atas sahabat yang hilang. Ke teror gaib yang mulai mengganggunya. Hingga misteri yang perlahan terungkap di antara kelompok sahabatnya sendiri. Angie dan Andhika Gumilang turut menghidupkan parodi horor yang penuh sindiran sosial dan budaya populer ini. Disutradarai oleh Toto Hoedi, "Film Horor" tampil sebagai scary movie pertama Indonesia yang memparodikan genre horor lokal dan internasional sekaligus. Film ini tidak selalu memberi jawaban dengan mudah. Tetapi justru di situlah kekuatannya. Kalau banyak horor lokal fokus pada teror serius, film ini lebih tertarik pada pertanyaan yang lebih jenaka -- bagaimana genre horor bisa ditertawakan sekaligus dinikmati tanpa kehilangan esensi teror aslinya. Pertanyaan itu tetap membekas, bahkan lama setelah film selesai. FAQ: 1. Apakah Film Horor scary movie pertama Indonesia? Ya. Film ini dipromosikan sebagai scary movie pertama Indonesia yang memparodikan genre horor lokal dan internasional. 2. Apa tema utama film ini? Parodi horor, misteri persahabatan, dan sindiran terhadap budaya populer. 3. Siapa tokoh utama film ini? Putri, diperankan oleh Sheila Marcia. 4. Siapa sutradara film ini? Toto Hoedi. 5. Cocok untuk penonton seperti apa? Penonton yang menyukai parodi horor dengan humor dan sindiran budaya populer.