Hantu dalam Sel, yang dirilis secara internasional sebagai Ghost in the Cell, membawa penonton masuk ke penjara Labuhan Angsana, tempat korupsi dan kematian misterius berjalan beriringan. Ini adalah horor komedi ke-12 dari Joko Anwar, lengkap dengan ansambel besar mulai dari Abimana Aryasatya sampai Endy Arfian, dan sempat tayang perdana di Berlinale sebelum menyapa bioskop Indonesia. Sebelum nonton atau nonton ulang, coba dulu 11 pertanyaan trivia berikut ini.

✅ Benar! Abimana Aryasatya
❌ Kurang tepat! Jawaban yang benar: B. Abimana Aryasatya
Abimana Aryasatya memerankan Anggoro, napi senior yang cukup disegani di dalam blok penjara Labuhan Angsana.
Tahukah kamu?
Ini bukan pertama kalinya Abimana masuk dalam proyek besar Joko Anwar — dia jadi bagian dari ansambel yang lumayan gemuk, mulai dari Endy Arfian sampai Tora Sudiro. Film ini sendiri adalah karya panjang ke-12 Anwar sebagai sutradara.
✅ Benar! Hantu dalam Sel
❌ Kurang tepat! Jawaban yang benar: B. Hantu dalam Sel
Judul internasionalnya cuma terjemahan langsung dari judul Indonesianya, Hantu dalam Sel.
Tahukah kamu?
Judul ini diterjemahkan ke puluhan bahasa untuk rilis di berbagai negara, dari versi Mandarin sampai Rusia. Distribusi seluas itu jarang terjadi buat film horor Indonesia sebelum nama Joko Anwar makin dikenal lewat Pengabdi Setan.
✅ Benar! Berlinale (Berlin)
❌ Kurang tepat! Jawaban yang benar: C. Berlinale (Berlin)
Film ini tayang perdana di Berlinale pada 13 Februari 2026, dua bulan sebelum masuk bioskop Indonesia.
Tahukah kamu?
Berlinale sebenarnya jadi salah satu festival besar terakhir yang "belum pernah kedatangan" Joko Anwar — karya-karyanya sebelumnya sudah lebih dulu mampir ke Venice, Toronto, dan Sundance. Anwar juga pernah menyutradarai untuk HBO Asia dan bikin serial Netflix yang tembus pasar Amerika.
✅ Benar! Endy Arfian
❌ Kurang tepat! Jawaban yang benar: A. Endy Arfian
Endy Arfian berperan sebagai Dimas, napi baru yang kedatangannya bertepatan dengan rentetan pembunuhan misterius di penjara.
Tahukah kamu?
Napi lain langsung curiga Dimas dalangnya, padahal satu napi yang mengaku indra keenamnya kuat malah yakin ada kekuatan gaib di balik semua itu. Konflik antara curiga dan percaya inilah yang jadi mesin utama ceritanya.
✅ Benar! Labuhan Angsana
❌ Kurang tepat! Jawaban yang benar: C. Labuhan Angsana
Labuhan Angsana adalah nama penjara fiktif dalam film ini, digambarkan sebagai salah satu yang terburuk di Indonesia.
Tahukah kamu?
Penjara ini punya sayap mewah buat narapidana kelas atas, sementara mayoritas napi lain terjebak di sel-sel kumuh blok utama. Joko Anwar bilang latar penjara dipilih buat mengeksplorasi bentuk lain dari "kurungan" — sistem yang menghukum yang lemah sambil melindungi yang korup.
✅ Benar! Magistus Miftah
❌ Kurang tepat! Jawaban yang benar: A. Magistus Miftah
Novilham diperankan Magistus Miftah, satu-satunya karakter queer di film ini yang mengajar dansa demi menjaga napi lain tetap waras.
Tahukah kamu?
Ada satu adegan di mana Novilham menari sendirian pakai sepatu hak tinggi di lantai sel yang dingin — momen yang disebut kritikus sebagai jeda menyentuh di tengah film yang penuh kekerasan. Kehadiran karakter ini juga dianggap keputusan berani, mengingat sejak 2016 ada pembatasan ketat soal penggambaran karakter LGBTQ+ di penyiaran Indonesia.
✅ Benar! 86 negara
❌ Kurang tepat! Jawaban yang benar: C. 86 negara
Menurut Tempo, distribusinya melebar sampai 86 negara setelah premiere di Berlinale.
Tahukah kamu?
Salah satunya Thailand, yang dapat rilis dengan sulih suara sejak awal Mei 2026. Angka segitu tergolong besar buat film horor Indonesia — bukti nama Joko Anwar makin dilirik pasar internasional.
✅ Benar! Tony Dwi Setiaji
❌ Kurang tepat! Jawaban yang benar: B. Tony Dwi Setiaji
Lagu ini ditulis Joko Anwar bareng Tony Dwi Setiaji, dibawakan oleh Tony Merle dan Salim Lubis.
Tahukah kamu?
Tony Dwi Setiaji juga jadi produser buat lagu ini, sementara scoring keseluruhan film digarap Aghi Narottama. Anwar memang sering menyisipkan elemen musik atau tarian di tengah film horornya — kelas dansa Novilham salah satu contohnya.
✅ Benar! 106 menit
❌ Kurang tepat! Jawaban yang benar: B. 106 menit
Durasi film ini 106 menit.
Tahukah kamu?
Warnanya dibuat mencolok lewat penekanan pada warna-warna primer, sesuatu yang banyak dipuji kritikus di Berlinale sebagai kekuatan visual film ini. Efek praktis buat adegan gore-nya juga cukup intens, jadi salah satu daya tarik yang berulang kali disebut di ulasan internasional.
✅ Benar! Rapi Films
❌ Kurang tepat! Jawaban yang benar: C. Rapi Films
Rapi Films ikut memproduksi film ini bersama Come and See Pictures, dengan Tia Hasibuan sebagai produser utama.
Tahukah kamu?
Rapi Films sendiri salah satu rumah produksi tertua di Indonesia dengan rekam jejak panjang di genre horor sejak era 80-an. Barunson E&A dari Korea Selatan (yang juga di balik Parasite) ikut terlibat, jadi kerja samanya lumayan lintas negara.
✅ Benar! Penonton tertawa lalu langsung mempertanyakan kenapa mereka tertawa
❌ Kurang tepat! Jawaban yang benar: A. Penonton tertawa lalu langsung mempertanyakan kenapa mereka tertawa
Menurut Anwar, humor di film ini dibuat buat mempertajam ketegangan, bukan melepaskannya — tawa penonton biasanya langsung diikuti rasa canggung.
Tahukah kamu?
Gaya ini yang bikin kritikus sering menyebut penyutradaraan Anwar sebagai "tonal whiplash", loncat cepat antara lucu, brutal, dan serius dalam satu adegan. Beberapa resensi bahkan bilang ini karya paling nekat Joko Anwar sejauh ini.
Jawab semua pertanyaan di atas untuk melihat skormu.