Punya Info?
FilmIndonesia.co.id
FilmIndonesia.co.id
Topik · Film

Posesif

1 berita tentang Posesif di FilmIndonesia.co.id

Awards Putri Marino Berbagi Gelar Best Performance dengan Aktris Nepal Pushpa Thing Lama Aktris Indonesia itu berbagi penghargaan dengan Pushpa Thing Lama dari Nepal pada ajang Silver Screen Awards di Singapura. 2 November 2026, 15:21 WIB

Tentang Film Ini

Posesif (2017)

Lala, atlet loncat indah remaja di Jakarta. Yudhis, murid pindahan yang tiba-tiba masuk hidupnya. Sebuah hukuman bersama justru menyatukan mereka. Perlahan, benih cinta pertama tumbuh di antara keduanya. Namun kasih sayang Yudhis mulai berubah bentuk. Ia menyabotase kompetisi loncat indah Lala. Menjauhkannya perlahan dari teman-teman terdekatnya. Kekerasan mulai muncul, terhadap Rino, sahabat Lala. Bahkan pada Lala sendiri. Siklus permintaan maaf dan rekonsiliasi terus berulang. Hubungan itu makin lama makin beracun. Orang tua keduanya sama posesifnya, menambah tekanan yang mereka rasakan. Sebuah insiden dengan begal jalanan melukai keduanya. Yudhis akhirnya sadar, rencana kabur bersama bukan solusi sesungguhnya. Ia meninggalkan Lala di sebuah pom bensin. Memilih melanjutkan sekolah di Bandung bersama ibunya. Bertahun kemudian, Lala berpapasan dengan sesuatu yang menyerupai Yudhis saat jogging pagi. Sebuah akhir yang pahit sekaligus ambigu. Putri Marino memerankan Lala dengan kerapuhan yang jujur. Adipati Dolken membawakan Yudhis, cinta yang berubah jadi ancaman. Edwin menyutradarai film ini dengan pendekatan psikologis yang dalam. Nuansanya mengingatkan pada film-film drama remaja Barat bertema toxic relationship. Sama-sama menelanjangi bagaimana cinta posesif berkedok perhatian berlebihan. Bedanya, di sini olahraga loncat indah jadi medan pertama tempat kontrol itu dimulai. Film ini berani dan jujur. Tak menawarkan solusi mudah atas hubungan yang rusak. Justru itulah yang membuatnya begitu membekas bagi penontonnya. FAQ: 1. Bagaimana awal hubungan Lala dan Yudhis dalam film ini? Keduanya dekat setelah menjalani hukuman bersama di sekolah, lalu tumbuh jadi cinta remaja. 2. Bagaimana sifat posesif Yudhis mulai terlihat? Ia menyabotase kompetisi loncat indah Lala dan menjauhkannya dari teman-temannya. 3. Apa yang terjadi setelah insiden dengan begal jalanan? Yudhis sadar rencana kabur bersama bukan solusi, lalu meninggalkan Lala dan melanjutkan sekolah di Bandung. 4. Siapa sutradara film ini? Edwin. 5. Untuk siapa film ini cocok ditonton? Penonton yang menyukai drama psikologis remaja tentang hubungan posesif dan toksik.

Lihat halaman film →

Film Terkait

Pemeran & Kru