JAKARTA – Kehilangan tidak selalu diselesaikan dengan kata-kata besar. Kadang ia dihadapi lewat langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama orang lain. Itulah ide di balik First Step, film pendek karya sutradara Jessica Rai yang tampil sebagai salah satu finalis program Jakarta Film Fund 2026 di Jakarta Film Week (JFW).
Filmnya bercerita tentang proses menghadapi kehilangan melalui komunitas tari lansia. Duka dan keluarga menjadi inti ceritanya, dengan latar kegiatan yang mempertemukan orang-orang yang sudah lama hidup bersama kehilangan.
Tim di Balik Film
Jessica Rai menyutradarai film ini, Michelle Lawrence menjadi produser, dan I Kadek Wibiseka menangani penyuntingan. Ketiganya mengembangkan proyek ini lewat Jakarta Film Fund, program pendanaan dan pendampingan dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta. Program ini membimbing sineas muda mulai dari penulisan skenario hingga penyuntingan film.
Dalam perjalanan produksi, tim sempat mengalami fase yang akrab bagi banyak pembuat film. Mereka terlalu sering menonton filmnya sendiri hingga bingung langkah apa yang masih bisa dilakukan. Lewat sesi di MovieLab, mereka mendapat sudut pandang baru dari para mentor, yang membantu mereka menjelajahi lagi cerita, penyuntingan, dan cara mereka memandang film ini.
Pemutaran Perdana di Jakarta Film Week
First Step diputar perdana pada 22 dan 23 Oktober 2026 di CGV Grand Indonesia dan Taman Ismail Marzuki. Pada 22 Oktober, kelima film Jakarta Film Fund diputar di CGV Grand Indonesia dan disaksikan 194 penonton.
Empat film lain dalam daftar itu mengangkat persoalan yang beragam. On a Bright Blessed Day karya Hadafi Raihan Karim berlatar Kepulauan Seribu, Seethe karya David Darmadi membahas pencemaran Sungai Ciliwung, dan Tendangan Bebas karya Adam Nur Firman mengikuti mimpi anak-anak bermain sepak bola di tengah keterbatasan ruang. Film kelima, The Year Without Summer karya Rayhan Dharmawan, memenangkan Jakarta Film Fund Award.
Delapan Film Pendek Berlatar Jakarta
Tahun ini Jakarta Film Fund melahirkan delapan film pendek berlatar Jakarta, yang pertama kali bisa disaksikan penonton dalam satu rangkaian festival. Tiga di antaranya dibuat lewat jalur pelajar bekerja sama dengan J-Youth Film Festival 2026. Program Manager JFW 2026, Novi Hanabi, menyebut capaian ini sebagai langkah baru untuk memfasilitasi talenta baru sineas Jakarta.
JFW 2026 berlangsung pada 21 sampai 25 Oktober 2026 dengan tema Encounters, dan menayangkan lebih dari 150 film dari puluhan negara. Festival dibuka dengan Ah Girl karya Ang Geck Geck dan ditutup dengan Laut Bercerita.
Meski belum membawa pulang penghargaan, First Step sudah melewati tahap yang tidak mudah, dari proposal, produksi, hingga layar festival. Rencana penayangan lanjutan, baik di festival lain maupun secara daring, belum diumumkan.