Punya Info?
FilmIndonesia.co.id
FilmIndonesia.co.id
Awards

Dari Monas ke Jembatan Ampera, Film Nominasi FFI Diputar Terbuka di Empat Kota

Bagikan:
Dari Monas ke Jembatan Ampera, Film Nominasi FFI Diputar Terbuka di Empat Kota
Komite FFI 2026 menggelar Nomination Week, pemutaran publik film nominasi, di Jakarta, Palembang, Makassar, dan Mataram pada 4 sampai 8 November. (Sumber foto: Instagram.com/festivalfilmid)

JAKARTA – Selama ini nominasi Piala Citra sering terdengar jauh dari penonton biasa. Tahun ini, Festival Film Indonesia (FFI) 2026 mencoba mendekatkannya. Komite menggelar Nomination Week, pekan pemutaran publik film-film yang masuk nominasi, di empat kota pada 4 sampai 8 November 2026.

Jadwal yang diumumkan membagi pekan itu secara tidak merata. Jakarta mendapat porsi terpanjang, yaitu 4 sampai 8 November. Palembang menyusul pada 6 November, Makassar pada 7 November, dan Mataram pada 8 November. Materi promosi mengusung ajakan untuk merayakan Askala Karya Sinema Indonesia di kota masing-masing. Askala, yang berarti cahaya, adalah tema FFI tahun ini. Poster resmi memuat logo Kementerian Kebudayaan, LPDP, Dana Indonesiana, dan Badan Perfilman Indonesia.

Gagasan yang Lahir dari Kritik

Nomination Week bukan acara dadakan. Ketua Bidang Program FFI 2026, Prilly Latuconsina, memperkenalkan konsepnya saat peluncuran FFI pada 18 Juni lalu, sebagai respons atas keresahan publik yang merasa tak punya kesempatan menyaksikan film-film nominasi. Rancangan awalnya, setelah nominasi utama diumumkan, panitia menggelar pemutaran selama sepekan untuk lima besar film panjang, film pendek, dan dokumenter. Pemutaran dijanjikan tidak berhenti di Jakarta, dan FFI berencana menggandeng komunitas serta festival film daerah.

Rencana itu kini punya jadwal dan kota. Mataram, Makassar, dan Palembang menjadi daerah pertama yang tercatat.

Apa yang Ditonton

Nominasi Piala Citra FFI 2026 diumumkan pada 12 Oktober di Gedung PFN, Jakarta. Lima film cerita panjang yang bersaing sebagai Film Terbaik adalah Dopamin, Ghost in the Cell, Na Willa, Operasi Pesta Copet, dan Para Perasuk. Ghost in the Cell karya Joko Anwar memimpin dengan 12 nominasi. Tahun ini panitia menerima 531 karya yang bersaing dalam 21 kategori Piala Citra ditambah satu penghargaan kritik film. Judul-judul yang akan diputar di tiap kota, tempat pemutaran, dan cara penonton mendapatkan tiket belum diumumkan dalam materi yang beredar.

Menuju Malam Puncak

Nomination Week menjadi jembatan antara pengumuman nominasi dan Malam Anugerah Piala Citra, yang dijadwalkan pada 20 November 2026 di Jakarta. Di malam itu, panitia akan menyerahkan 21 Piala Citra, satu Penghargaan Tanete Pong Masak untuk kritik film, dan empat penghargaan khusus, termasuk Film Bioskop Terlaris dan Film Pilihan Penonton.

Bagi warga di empat kota tersebut, pekan pemutaran ini membuka kesempatan menilai sendiri sebelum juri mengumumkan pilihan mereka.

Bagikan:
Tentang Penulis
Nicolas Wijaya
Senior Editor
Artikel lain dari Nicolas Wijaya →

Cerita Terkait