
JAKARTA – Falcon Pictures menyiapkan film terbaru bertajuk GasiGogi, drama tentang perjuangan, keluarga, dan pengorbanan seorang ayah demi anaknya. Proyek ini mempertemukan kembali rumah produksi tersebut dengan Lee Hwan-kyung, sutradara asal Korea Selatan yang dikenal lewat Miracle in Cell No. 7.
Dalam informasi yang beredar, film ini dibintangi Vino G. Bastian, Irma Rihi, dan Faradina Mufti. Vino bukan nama baru dalam kerja sama dengan Falcon dan Lee. Ia memerankan Dodo dalam versi Indonesia Miracle in Cell No. 7 yang tayang pada 2022.
Cerita tentang Ayah yang Menjaga Buah Hatinya
GasiGogi menggambarkan cinta dan pengorbanan seorang ayah yang merawat putranya yang menderita leukemia. Judulnya juga membawa makna simbolis. Judul itu diambil dari ikan stickleback, spesies yang jantannya menjaga sarang seorang diri dan mengorbankan diri demi memberi makan anak-anaknya.
Bagi Lee, proyek ini sangat personal. Ia menyebut film ini sebagai pasangan dari Miracle in Cell No. 7 yang ia persembahkan untuk putrinya, sedangkan GasiGogi didedikasikan untuk putranya. Menurut pemberitaan media Korea, ia mengaku lama menunda menggarap kisah ini karena terlalu menyakitkan.
Dilahirkan Kembali dalam Budaya Indonesia
Lee menegaskan filmnya tidak sekadar memindahkan sensibilitas Korea ke layar Indonesia. Ia menyebut proyek ini akan lahir kembali dalam budaya dan emosi Indonesia, dan memilih Falcon karena menginginkan mitra yang punya kedekatan emosional, bukan sekadar skala komersial. Cerita disebut berakar pada tradisi lokal tentang keluarga, iman, dan komunitas.
Harapan sang sutradara sederhana namun menyentuh. Ia ingin penonton, begitu film usai, terdorong menghubungi ayah mereka dan memahami kesunyian serta pengorbanan orang tua sebelum terlambat.
Di Balik Layar
Produksi ditangani Falcon Pictures dengan produser Frederica dan HB Naveen. Frederica juga dikenal sebagai produser Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia. Sejauh informasi yang dapat dihimpun, jadwal tayang GasiGogi di bioskop belum diumumkan secara resmi.
Bagi penonton yang masih mengingat betapa banyak air mata tumpah pada Miracle in Cell No. 7, kehadiran GasiGogi menjanjikan pengalaman yang tak kalah emosional.