JAKARTA – Gagasan yang bermula di sebuah lab pengembangan film di Singapura pada 2015 kini sudah berwujud rekaman di kamera. Studio Antelope mengumumkan syuting Perayaan Pertama (judul internasional First Breath After Coma) telah rampung. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 2027.
Kabar tersebut disampaikan rumah produksi lewat media sosial pada 13 Oktober 2026. Jason Iskandar menulis dan menyutradarai film ini, sedangkan Florence Giovani duduk sebagai produser. Pemeran utamanya Morgan Oey, Ladya Cheryl, dan Abby Latip.
Imlek yang Pertama Kali Terasa Bebas
Latar waktunya sengaja dipilih dengan cermat. Cerita bergulir menjelang Imlek tahun 2000, perayaan pertama setelah pembatasan terhadap ekspresi budaya Tionghoa di ruang publik dicabut, setelah berlangsung lebih dari tiga dekade. Di tengah negeri yang baru memasuki babak Reformasi, tiga kakak beradik dari keluarga Tionghoa Indonesia mencoba terhubung kembali satu sama lain.
Menurut sinopsis proyek yang dipublikasikan studio, ketiganya berjarak secara emosional sebelum akhirnya dipertemukan oleh kondisi sang ayah yang jatuh koma. Mereka harus berhadapan dengan luka lama, ambisi pribadi, dan ikatan keluarga yang tak lagi bisa dihindari.
Koma sebagai Metafora
Judul internasional film ini punya alasan yang personal. Dalam catatan sutradara untuk salah satu program pengembangan film di Taipei, Jason menyebut pergulatannya sejak kecil dengan identitas Tionghoa Indonesia. Ia merasa menjadi Tionghoa Indonesia seperti hidup dalam keadaan koma, tubuh masih bernyawa tetapi jiwa dan kesadarannya tertahan. Gagasan itu kini ia terjemahkan menjadi kisah tiga bersaudara yang berusaha pulih, bukan hanya dari retaknya hubungan keluarga, tetapi juga dari jarak dengan diri sendiri.
Perjalanan Panjang Sebuah Proyek
Proyek ini tidak lahir tiba-tiba. Idenya pertama dikembangkan di SGIFF Southeast Asian Film Lab 2015 di Singapura, lalu melewati beberapa program pengembangan internasional, di antaranya EAVE Ties That Bind di Taiwan pada 2023 dan 2024. Pada 2025, proyek ini juga tampil dalam daftar proyek Jakarta Film Week yang diperkenalkan di Hong Kong. Shanty Harmayn dari BASE Entertainment tercatat sebagai produser bersama Florence dalam tahap pengembangan tersebut.
Bagi Jason, Perayaan Pertama adalah film panjang kedua setelah Akhirat: A Love Story yang dirilis pada 2021. Film debut itu berupa fantasi romantis, sedangkan karya kedua ini bergerak ke ranah drama keluarga dan identitas.