BRUSSEL – Film-film produksi Aksa Bumi Langit kini tiba di daratan Eropa. Dua judul, Tegar dan Teman Tegar: Maira (Whisper from Papua), dijadwalkan tayang di Brussel, Belgia, lalu berlanjut ke Gent dan Luksemburg. Kabar ini diumumkan tim film lewat media sosial, lengkap dengan foto suasana di depan dua lokasi pemutaran.
Berdasarkan jadwal yang diumumkan, Tegar akan diputar di Flagey Cinema, Brussel, pada Senin, 2 November 2026. Maira menyusul di BOZAR Centre for Fine Arts, Brussel, pada Kamis, 5 November 2026. Di antara dua jadwal itu, film akan tayang di Gent pada 3 November, dan rombongan menutup rangkaian di Luksemburg pada 7 November. Lokasi pasti di dua kota terakhir belum disebutkan.
Dua Film, Satu Semangat
Tegar dirilis di Indonesia pada 2022 dan disutradarai Anggi Frisca. Film ini menceritakan Satria Tegar Kayana, anak dengan keterbatasan fisik yang berjuang mendapatkan akses pendidikan. Film itu juga pernah mewakili Indonesia di Silk Road International Film Festival 2025, dengan dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif.
Sekuelnya, Teman Tegar: Maira (Whisper from Papua), membawa Tegar yang diperankan M. Aldifi Tegarajasa dalam perjalanan ke Papua bersama Teh Ise, yang dimainkan penyanyi Joanita Chatarine. Di sana ia bersahabat dengan Maira, anak perempuan dari suku adat Papua yang diperankan Elisabeth Sisauta. Lewat persahabatan itu, Maira mengajarkan tradisi, kearifan budaya, dan pentingnya hidup selaras dengan alam serta menjaga hutan yang menopang kehidupan mereka.
Film berdurasi 97 menit ini berformat drama musikal dan telah mendapat klasifikasi semua umur dari Lembaga Sensor Film. Gala premiere-nya digelar di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, pada 27 Januari 2026.
Misi Lintas Batas
Aksa Bumi Langit sendiri dikenal sebagai rumah produksi yang mengembangkan film berbasis kekayaan intelektual dan memperluasnya ke musik, buku, merchandise, serta gerakan komunitas. Dengan pemutaran di Eropa, pesan tentang inklusi, persahabatan, dan perlindungan hutan adat yang selama ini dibawa kedua film itu kini menjangkau penonton di luar Indonesia.
Bagi warga Indonesia di Belgia dan sekitarnya, jadwal pemutaran yang berdekatan ini menjadi kesempatan menonton dua film tersebut di layar lebar tanpa harus kembali ke Tanah Air.

