Layar
13 berita tentang Layar di FilmIndonesia.co.id
Awards
Kisah Orang Tua J.S. Khairen Difilmkan: Pertemuan Ayah dan Ibunya Lewat Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu
Berita
Dari Hutan Papua ke Jantung Eropa: Film Tegar dan Maira Disiapkan Tayang di Brussel, Gent, hingga Luksemburg
Berita
GasiGogi, Kolaborasi Falcon Pictures dan Sutradara Miracle in Cell No. 7, Angkat Pengorbanan Seorang Ayah
Berita
Sejuta Penonton Terlampaui, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Alihkan Syukur Jadi Bantuan bagi Korban Asap Karhutla
Data & Statistik
Rp 9 Triliun SVOD vs Rp 5,7 Triliun Bioskop: Dua Industri yang Kini Berdampingan di Indonesia
Data & Statistik
18 IMAX, 5 Layar 4DX, dan 82 Dolby Atmos: Berapa Banyak Format Premium yang Dimiliki Indonesia?
Data & Statistik
The Second-week Cliff: Bagaimana Film Indonesia Kehilangan Layar dalam Hitungan Hari
Data & Statistik
26 Bioskop Baru, 325 Kota Masih Tanpa Layar: Ke Mana Ekspansi Bioskop Indonesia Sebenarnya Pergi?
Data & Statistik
Rp20.000 di Jember, Rp200.000 di Jakarta: Data Harga Tiket dan Siapa yang Benar-Benar Bisa ke Bioskop
Data & Statistik
Peta Kekuatan Bioskop Indonesia: XXI, CGV, dan Cinepolis dalam Angka
Data & Statistik
Film Bagus, Layar Berkurang: Mengapa Kualitas Tinggi Tidak Menjamin Penonton di Bioskop Indonesia
1 2
Tentang Film Ini
Layar (2023)
Lihat halaman film →
Marni, 35 years old, a village woman who is very happy because she was accepted to work at the Merapi Theatre. After just a week of work, cinemas are closed due to the pandemic. Employees were mowed down, sails had to be lowered. Cinema for sale. This is a story about how Marni tries to maintain the only screen in the cinema with all her efforts.